Pengguna KRL Commuter Line Jabodetabek Tidak Puas dengan Pergantian Jadwal

Pengguna KRL Commuter Line Jabodetabek Banyak yang Tidak Puas dengan Pergantian Jadwal

“Mohon maaf atas kondisi tersebut kami akan sampaikan ke unit terkait guna dilakukan evaluasi kembali, tks.”

Kalimat di atas menjadi template yang digunakan akun Twitter Info Commuter Line (@CommuterLine) untuk merespons keluhan para pengguna KRL Commuter Line Jabodetabek yang terus-menerus hadir sejak pagi tadi. Pengguna Commuter Line tidak puas dengan pergantian jadwal baru yang dibuat oleh PT. KAI Commuter Jabodetabek yang dimulai sejak 1 April 2017. Beberapa di antaranya mengeluh karena penumpukan di setiap stasiun yang disebabkan oleh perubahan jadwal ini.

Novi yang terlihat berkeringat setelah berhimpitan di gerbong kereta, Jakarta, Senin (3/4/2017) berujar, “Kalau gini sih sama aja kayak penumpang dua kereta jadi satu kereta.” Biasanya, Novi tak pernah merasa sangat sesak dalam gerbong. Namun, karena perubahan jadwal, dia terpaksa terhimpit. “Itu tadi banyak juga yang nggak keangkut penumpangnya,” pungkasnya.

Menurut berita yang diterbitkan Kompas.com pagi ini, perubahan jadwal itu untuk menyesuaikan dengan perjalanan kereta api (KA) Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Hal tersebut disampaikan oleh Vice President Komunikasi PT. KAI Commuter Jabodetabek, Eva Chairunnisa. Saat ditanya soal kemungkinan ada perubahan jadwal, eva mengatakan masih dikaji. “Ya, kami akan koordinasikan kembali,” ujarnya.

Berikut beberapa netizen yang mengeluhkan pergantian jadwal baru KRL Commuter Line Jabodetabek melalui akun Twitter @CommuterLine.

Namun, tidak sedikit yang merasa senang dan puas dengan pergantian jadwal ini. Beberapa di antaranya adalah pengguna yang melalui rute Serpong – Tanah Abang. Hal ini juga bertepatan dengan adanya armada yang melalui rute baru yaitu rute Rangkas Bitung – Tanah Abang.

Comments

  1. david sihaloho says

    Memang tidak puas… ngk jelas ngaturnya… penumpang jd menumpuk kayak ikan rebus

  2. Sritje says

    Selamat pagi,
    Naek KRL dari Bekasi ke Jakarta nyaman bersih and banyak jadwal. Mulai April kenyamanan tsb sudah jauh berkurang. Tidak jadi masalah jadwal dirubah, Logikanya rangkaian jangan dikurangi. karena bisa dilihat dgn jelas, penumpang tidak berkurang bahkan menumpuk, ,..Misal jam 6.55. hanya sd St Manggarai 10 gerbong dan yang jam 7.05 jurusan Kota via manggarai hanya 8 gerbong. Miris melihat org sdh hilang kesabaran saling dorong berebut. Ga peduli ada lansia and wanita hamil. Adalah percuma petugas memberi pengumuman jangan saling dorong.
    Solusikan dgn baik dan benar. Selamat bekerja. Tksh