Skip Challenge, Tantangan yang Mematikan

Skip Challenge, Tantangan yang Mematikan

Setelah ice bucket challenge dan mannequin challenge, kini muncul tantangan baru yang viral di dunia maya. Tidak hanya diperbincangkan, tantangan yang diberi nama skip challenge itu juga membuat geger. Pasalnya, tantangan yang kali pertama beredar melalui video yang diunggah pada media sosial dengan tagar #SkipChallenge itu bisa menyebabkan pelaku pingsan hingga kejang-kejang. Ironisnya tantangan itu banyak dilakukan oleh anak-anak hingga remaja.

Aksi itu dilakukan oleh beberapa orang. Salah seorang di antara mereka diminta menarik napas dalam-dalam dengan posisi berjongkok. Setelah siap, dia berdiri menempel tembok. Kemudian, orang lainnya menekan dadanya kuat-kuat. Tekanan baru dihentikan setelah orang tersebut lemas dan jatuh. Setelah itu, orang lainnya akan coba membangunkan dengan menepuk-nepuk pipinya. Begitu bangun, orang-orang di sekitarnya akan bertepuk tangan kegirangan.

Pernah dilakukan artis

Skip challenge yang menyedot perhatian publik ini malah membuat artis muda Ranty Maria dan Ammar Zoni penasaran. Mereka justru melakukan aksi tersebut, seperti yang diwartakan oleh TribunSolo.com. Sebuah akun Instagram mengunggah video yang menunjukkan Ranty dan Ammar sedang melakukan aksi skip challenge. Menariknya, mereka melakukan hal tersebut di atas kasur dengan Ranty yang tengah berbaring dan Ammar berada di atasnya. Ammar tampak berusaha menekan bagian depan tubuh Ranty menggunakan tangannya.

Membuat kurang oksigen

Sebelum banyak dilakukan oleh anak-anak dan remaja di Indonesia, aksi ini sudah populer di Amerika Serikat dengan nama passout challenge. Kabarnya, tantangan ini sudah memakan korban jiwa seperti yang dinyatakan oleh Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat. Sepanjang 1997 hingga 2007, ada 82 media di negara Paman Sam tersebut yang melaporkan adanya kematian akibat passout challenge.

Beberapa ahli mengatakan bahwa skip challenge bisa menyebabkan otak kekurangan oksigen atau hipoksia. Kondisi itu tidak hanya berdampak buruk pada otak dan saraf, tetapi juga organ-organ tubuh lainnya. Tantangan ini jelas-jelas dilakukan dengan menekan dada kuat-kuat. Padahal di rongga dada terdapat dua organ penting, yaitu paru-paru dan jantung.

Adanya tekanan pada dada tidak hanya bisa emngakibatkan retaknya tulang dada, tapi juga bisa mempengaruhi kerja paru-paru dan jantung. Bila tekanan itu mengenai paru-paru, tentu akan menyebabkan udara tidak ada yang masuk dan mengakibatkan seseorang akan kesulitan bernapas, merasa seperti mengantuk, pandangan kabur, atau seperti terasa melayang.

Jika kurangnya aliran oksigen ke otak terus berlanjut, bisa terjadi kerusakan sedang, yang ditandai dengan kejang-kejang hingga hilang kesadaran. Pada kerusakan sedang, risiko pemilihan jaringan masih bisa terjadi, bisa juga tidak.

Melakukan skip challenge fatal akibatnya. Simak pertolongan pertama pada skip challenge di tabloid “NYATA”

Baca juga kisah Maudy Ayunda bekerja habis-habisan untuk merebut kembali kariernya di dunia entertainment yang sempat terseok sejak kuliah di Inggris, Wulan Guritno yang mengaku bukan sosialita, kisah Aming dan Evelyn yang masih saling mencintai, Tantowi Yahya yang merupakan artis pertama yang menjabat sebagai Duta Besar, Gunawan yang ragu menerima tawaran syuting, 18 tip dan trik concealer, resep-resep kudapan gurih serba sayur, cara membuat sirup herbal sendiri, dan artikel seputar selebritas terkini lainnya pada edisi kali ini.

Langganan tabloid NYATA 26 Edisi / 6 Bulan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *